Grand Opening GEMABI Depok Bersama Walikota

Depok, 28 April 2013 – Yayasan Anak Baik Indonesia bekerjasama dengan Sekolah Masjid Terminal Depok dan Zakat Sukses menyelenggarakan Gerakan Menuju Anak Baik Indonesia (GEMABI), suatu program khusus motivasi dan pembinaan 2000 anak dhuafa di 10 kota.

Tepat pada hari Minggu, 28 April 2013 bertempat di Sekolah Masjid Terminal Depok, diadakan pembukaan kedua setelah berhasil di kota Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk menggerakkan seluruh lapisan masyarakat baik kalangan tidak mampu (dhuafa) sampai dengan kalangan orang berada.

Anak-anak dhuafa digerakkan untuk menjadi “Anak Baik” yang nantinya dapat menginspirasi orang-orang disekitar mereka. Sementara kalangan ekonomi menengah ke atas digerakkan hatinya untuk membantu kegiatan ini dengan berperan sebagai donatur.
Acara ini dibuka oleh Bapak Nurmahmudi Ismail selaku Walikota Depok. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Pohon Ekspetasi, Dongeng Interaktif dengan Ka Rian, Aksi Kebaikan, dan diakhiri dengan sesi Dobrak Diri atau muhasabah. Acara ini dibuka dengan hangat oleh Bapak Walikota dengan menyapa adik-adik peserta dengan mengajak mereka menyanyikan yel-yel “Anak Baik”.

Beliau juga berpesan kepada adik-adik agar mereka senantiasa bersyukur dengan nasib mereka karena memiliki kondisi yang lebih baik, daripada anak-anak seusia mereka yang banyak berkeliaran di jalan-jalan. Beliau juga mengajak adik-adik untuk rajin bersekolah dan selalu berusaha untuk menjadi “Anak Baik Indonesia”.
Pada sesi selanjutnya, yaitu kegiatan  pohon ekspetasi dan aksi kebaikan adik-adik diarahkan untuk melakukan aktivitas kebaikan yang bertujuan untuk mendekatkan mereka dengan hal-hal baik. Mereka diarahkan untuk merancang dan berani untuk bermimpi bahwa masa depan yang lebih baik masih dapat mereka genggam.

Puncak dari acara ini ditandai dengan aksi Dobrak Diri atau muhasabah yang dipimpin oleh Kak Acu. Sesi ini dimaksudkan untuk membongkar segala belenggu yang selama ini melingkupi adik-adik, mengubah mindset bahwa jadi anak baik itu keren dan gaul.

Kegiatan ini juga diramaikan oleh Dongeng Interaktif yang dibawakan oleh Ka Rian sebagai pendongeng nasional. Kak Rian membuat dongeng menjadi lebih asik dan seru dengan mengajak adik-adik bernyanyi bersama dan menyampaikan pesan dari boneka-boneka yang dibawanya bahwa untuk menjadi anak baik tidak perlu melihat kesalahan orang yang ditolong, sehingga kita tulus dalam berbuat baik.

Dari seluruh rangkaian kegiatan ini peserta digerakkan hati dan pikirannya untuk menjadi manusia yang  memanusiakan manusia, seperti pesan yang tertulis di Buku Munif Chatib, bentuk lah seorang anak untuk mengerti akan hakikat sebenarnya menjadi seorang manusia.

Karena dengan menjadi manusia yang sebenar-benarnya, kita dapat memahami tentang hakikat hidup akan jauh lebih bermakna. Untuk itulah kami bersemangat untuk jauh lebih baik dan lebih banyak menebar manfaat khusus untuk memperbaiki karakter dan moral Anak Baik Indonesia.

Recent Posts

Leave a Comment